Resume Day 1 PKKMB : Survival Kit Mahasiswa Zaman Now : Melek Finansial, Nasionalis, dan Kritis

 

Dengan perkembangan jaman yang semakin pesat dan sulit dikendalikan, kita para mahasiswa memiliki kehidupan yang penuh tantangan. Baik secara finansial, krisis nasionalis, maupun cara berpikir yang kritis. Oleh karena itu mahasiswa harus memiliki tiga hal penting ini untuk dapat bertahan, yaitu melek finansial, cinta tanah air, dan berpikir kritis. 


1. Melek Finansial 

Sebagian besar mahasiswa baru bisa belajar mengelola keuangannya ketika memasuki bangku perkuliahan. Sayangnya, tidak semua memiliki ilmu untuk mengatur keuangan tersebut. Tidak jarang banyak dari kita mengalami jatah bulanan habis sebelum tanggalnya, gaji part-time habis tidak terarah, bahkan beasiswa yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan. Akibatnya? banyak yang mencoba jalan instan seperti judol hingga berakhir pinjol. 


Untuk itu solusi yang tepat adalah pentingnya mahasiswa melek finansial dengan cara memploting antara kebutuhan dan keinginan, sebisa mungkin menyisihkan untuk tabungan dan uang darurat meskipun sedikit, serta menghindari hutang konsumtif. Pihak kampus sebagai rumah mahasiswa juga bisa melakukan beberapa kegiatan untuk menumbuhkan sikap melek finansial pada mahasiswanya melalui seminar keuangan, konseling keuangan, atau bahkan aplikasi anggaran khusus mahasiswa. Jika mahasiswa mampu melek finansial sejak di bangku perkuliahan maka presentase "bokek abadi" akan semakin kecil. 


2. Cinta Tanah Air Sebagai Pedoman Bukan Selogan

Di era globalisasi ini rasa nasionalisme perlu ditingkatkan agar rasa percaya pada pedoman hidup bernegara ini kuat. Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya dijadikan selogan nasionalisme tetapi melekat sebagai pedoman. 


Bela negara tidak harus bersenjata, para mahasiswa bisa melakukan kegiatan lain yang lebih mencerminkan rasa nasionalisme sebagai pelajar dengan tidak mudah percaya berita hoax, aktif mengikuti kegiatan sosial, taat aturan, dan aktif pada kegiatan organisasi di kampus. Dengan begitu, mahasiswa tetap menjadi bagian dari generasi yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. 


3. Anti Terprovokasi dengan Berpikir Kritis 

Informasi di era digitalisasi sangatlah cepat dan tidak terarah, banyaknya opini yang tersebar dari berbagai platform. Jika kita tidak bisa memilah, kita akan mudah terbawa arus. Oleh karena itu pentingnya kita mampu berpikir kritis. 


Tipsnya? terapkan 5W1H (apa, siapa, kapan, di mana, kenapa, bagaimana) untuk membedakan fakta dan opini. Jika sedang menghadapi masalah, coba analisis dengan menerapkan metode SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman). Selain itu seringlah mengadakan forum diskusi untuk mengetahui pendapat orang lain, karena semakin banyak pendapat maka semakin kita bisa berpikir kritis. 


Penutup 

Tiga hal ini : melek finansial, nasionalis, dan berpikir kritis, ibarat merupakan bekal survival bagi mahasiswa zaman now. Pondasi keuangan yang kuat, Nasionalisme yang kokoh, dan pola pikir kritis menjadikan mahasiswa bukan cuma sukses kuliah, tetapi juga siap menghadapi masa depan yang penuh tantangan. 


Generasi muda yang melek finansial, memiliki nasionalisme tinggi, dan cara berpikir kritis adalah aset bangsa di masa depan. 



Lihat juga blog teman saya : natasya


Kunjungi untuk mengenal lebih dekat dengan Unusa:

Website Universitas : https://unusa.ac.id

Website Fakultas : fkes.unusa.ac.id 

Facebook : https://www.facebook.com/unusaofficialfb

Twitter (X) :https://x.com/unusa_official?lang=en

Tiktok : https://www.tiktok.com/@unusa_official

Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/

Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Peningkatan Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Melalui Edukasi PHBS dan Pemeriksaan Bakteri pada Tangan dan Air Sumur

Mahasiswa UNUSA : Generasi Aswaja, Connect Era Digital, dan Penyumbang Indonesia Emas 2045